Kelainan Penyakit Ptosis Wajib Diketahui

Kelainan penyakit ptosis wajib diketahui adalah kelainan pada mata abnormal yang menggantung atau kelainan kelopak mata menurun.

Berjumpa kembali di salah satu situs resmi milik alfian herbal yang merupakan distributor resmi pusat penjualan obat herbal produk green world yang aman di konsumsi tidak menimbulkan efek samping berbahaya di dalamnya. Pada kesempatan kali ini kami akan berbagi informasi mengenai seputar kesehatan yang meliputi kelainan penyakit ptosis wajib di ketahui.

Ptosis adalah istilah medis yang digunakan untuk menyatakan turunnya kelopak mata bagian atas sehingga tidak dapat membuka mata sepenuhnya atau dalam bahasa sehari-hari kita sebut sebagai mata sipit sebelah. Meskipun mata sipit pada ptosis bisa terjadi pada kedua mata atau bilateral. Secara fisik ukuran bukaan kelopak mata pada ptosis lebih kecil dibanding mata normal. Normalnya kelopak mata terbuka adalah 10 mm.

kelainan penyakit ptosis wajib diketahui

Ptosis biasanya mengindikasikan lemahnya fungsi dari otot levator palpebra superios (oto kelopak mata atas). Rata-rata lebar fisura palpebra/ celah kelopak mata pada posisi tengah adalah berkisar 11 mm, panjang fisura palpebra berkisar 28 mm. rata-rata diameter kornea secara horizontal adalah 12 mm, tetapi vertikal adalah 11 mm. Bila tidak ada deviasi vertikal maka refleks cahaya pada kornea berada 5,5 mm dari atas limbus atas dan bawah. Batas kelopak mata biasanya menutupi 1.5 mm kornea bagian atas, sehingga batas kelopak mata diposisi tengah seharusnya 4 mm diatas reflek cahaya pada kornea. Jika batas kelopak mata atasn menutupi korena 1 atau 2 mm ke bawah masih bisa dikatakan normal, termasuk prosis ringa, jika menutupi kornea 3 mm termasuk ptosis sedang, da jika menutupi kornea 4 mm termasuk ptosis berat.

Jenis-Jenis Ptosis

Ptosis secara garis besar terbagi menjadi 2 jenis, yaitu:

1. Congenital Ptosis

Ptosis kongenital ada sejak lahir dan biasanya mengenai satu mata dan hanya 25% mengenai 2 mata. Ptosis terjadi karena kesalahan pembentukan (maldevelopment) otot kelopak mata,namun kerusakan mendasarnya kemungkinan timbul pada persyarafan dibandingkan otot itu sendiri, karena sering ditemukan lemahnya otot rektus seurior yang dipersarafi oleh saraf/Nervus III.

Ptosis yang terjadi pada masa perkembangan bayi dapat menyebabkan amblypobia, yang terjadi pada satu atau kedua mata dimana kelopak mata menutupi visual axix, terutama jika berhubungan dengan ptosis kongenital. Amblypobia dari ptosis berhubungan denganastigmatisme tinggi. Ptosis menimbulkan tekanan pada bola mata dan dengan waktu dapat merubah bentuk kornea yang menimbulkan cylinder tinggi. Anak-anak dengan congenital ptosis dan amblypobia harus dipertimbangkan untuk melakukan operasi ptosis, dan kelainan refraksi yang mereka miliki harus diterapi dengan kontak lens, dan untuk amblypobia harus dilakukan terapi okulasi ( tutup mata ).

2. Acquires Ptosis

Acquired ptosis sering terlihat pada pasien yang lanjut usia. Umumnya disebabkan bertambah panjangnya (streching) otot levator palpebra (oto yang berfungsi mengangkat kelopak mata) terutama/ pasca kecelakaan, pertambahan usia, penggunaan lensa kontak dan luka karena penyakit tertentu. Kelainan medis yang disebabkan ptosis didapat adalah:

  • Stroke.
  • Diabetes.
  • Miastenia gravis.
  • Penyakit Graves.
  • Kanker mata.
  • Tumor.
  • Trauma saat lahir.
  • Horner sindrom.
  • Dll

Gejala

  • Jatuhnya / menutupnya kelopak mata atas yang tidak normal.
  • Kesulitan membuka mata secara normal
  • Peningkatan produksi air mata
  • Adanya gangguan penglihatan
  • Iritasi pada mata karena kornea terus tertekan kelopak mata
  • Pada anak akan terlihat guliran kepala ke arah belakang untuk mengangkat kelopak mata agar dapat melihat jelas

Pemeriksaan

Ketika melakukan pemeriksaan, yang pertama kali diperhatikan adalah penyebab dari ptosis itu sendiri. Dibawa sejak lahir atau disebabkan oleh [enyakit tertentu atau disebabkan oleh trauma. Kemudia dokter akan melakukan pemeriksaan:

  • Tes tajam penglihatan, tes kelainan refraksi, hasil refraksi dengan sikloplegic juga harus di catat.
  • Kelainan strabismus/mata juling.
  • Produksi air mata (schimeer test).
  • Diameter pupil dan perbedaan wanita iris pada keedua mata harus diperiksa pada kasus horner syndrome.
  • Tinggi kelopak mata atau fissure palpebra diobservasi dan diukur. Pengukuran dilakukan dalam milimeter (mm), diukur berapa besar mata terbuka pada saat melihat lurus kedepan, melihat keatas dan kebawah.
  • Foto lama dari wajah pasien dapat dijadikan dokumentasi untuk melihat perubahan pada mata.

Treatment

Observasi hanya di buuhkan pada kasus congenital ptosis sedang (mild congenital ptosis). jika tidak terdapat tanda amblyopia, strabismus dan jika terdapat ketidaknormalann posisi kepala.

  • Pasien harus di evaluasi setiap 3 atau 4 bulan menangani amblyopia pada congenital katarak. Foto luar mata dapat membantu memonitor pasien.
  • Guliran kepala harus dipeerhatikan, jika pasien sering mengangkan dagunya (chin up posture), menandakan bertambahnya buruknya ptosis, disarankan untuk melakukan operasi.
  • Pasien harus diperiksa akan adanya astigmatisme disebakan tekanan dari kelopak mata.

Cara Mencegah Ptosis Tidak ada cara yang dapat mencegah ptosis. Dengan mengetahui gejala dan melakukan pemeriksaan mata secara teratur dapat membantu anda melawan gangguan tersebut. Apabila anda melihat bahwa anak anda tampaknya memiliki ptosis, anda harus membawanya ke dokter agar segera mendapatkan perawatan. Karena kondisi ini dapat mempengaruhi penglihatan, sehingga dapat mempengaruhi kemampuan seseorang dalam mengemudi dan melakukan kegiatan lainnya, Maka anda harus menanggapinya dengan serius. Jika demikian, maka Anda dianjurkan untuk segera menemui dokter.

Harus selalui diingat bahwa tindakan operasi memiliki banyak risiko seperti timbulnya jaringan parut, kelopak mata kanan dan kiri menjadi tak sama (asimetris), lipatan yang abnormal, dan kegagalan kelopak mata untuk menutup sepenuhnya. Oleh karena itu operasi diindikasikan hanya dalam kasus – kasus ptosis parah agar tidak menimbulkan komplikasi.

Simak terus situs http://wildanalfian.com/ untuk mendapatkan informasi menarik dan bermanfaat. Terimakasih atas kunjungannya.

Baca Juga : Testimoni eye care softgel green world

Baca Juga : Penyebab pusing tiba-tiba saat berdiri

Baca Juga : Sering merasa lelah padahal sudah cukup tidur

Kelainan Penyakit Ptosis Wajib Diketahui