Bahaya Kekurangan Air Ketuban Pada Masa Kehamilan

Volume air ketuban tidak boleh melebihi atau kurang dikarenakan akan mempengaruhi perkembangan bayi anda. Berikut Bahaya Kekurangan Air Ketuban Pada Masa Kehamilan

Selamat datang di salah satu website Alfian Herbal yang merupakan distributor resmi Green World yaitu pusat penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya yang menyediakan berbagai suplemen dan vitamin yang terbuat dari bahan alami tanpa terkontaminasi bahan kimia.

Bahaya Kekurangan Air Ketuban Pada Masa Kehamilan

Bahaya Kekurangan Air Ketuban Pada Masa Kehamilan

Bahaya Kekurangan Air Ketuban Pada Masa Kehamilan — Pada seorang wanita hamil biasanya akan dilakukan pemeriksaan, dan pemeriksaan terhadap kehamilan yang dilakukan adalah pemeriksaan USG, pemeriksaan ini adalah salah satu metode yang terbukti paling akurat untuk mengetahui perkembangan janin di dalam kandungan. Bukan hanya janin yang bisa dikethaui melalui pemeriksaan USG ini, jumlah air ketuban juga dapat diketahui dengan pemeriksaan ini.

Jumlah air ketuban yang normal berkisar antara 1 liter sampai 1,5 liter. Jika air ketuban sedikit maka akan menyebabkan beberapa efek samping pada bayi.

Penyebab Air Ketuban Sedikit

1. Membran bocor atau pecah

Adanya sobekan kecil pada membran kantung cairan ketuban sehingga mengalami kebocoran dan dapat meningkatkan infeksi pada ibu dan janin. Meskipun dapat sembuh dengan sendirinya akan tetapi kebocoran akan berhenti dan akan kembali normal. Sedangkan untuk pemeriksaan lebih lanjut dapat melakukan amniosentesis.

2. Kelainan janin

Cairan ketuban yang berkurang dapat pula dipengaruhi oleh janin yang tidak berkembang sehingga ginjalnya tidak berkembang dengan baik hingga saluran kemih tertutup dan janin tidak menghasilkan cukup urin.

3. Kelainan plasenta

Masalah plasenta seperti absupsi parsial akan membuat kulit terkelupas pada dinding rahim sehingga dapat menyebabkan rendahnya tingat cairan ketuban. Sehingga darah dan nutrisi akan berhenti menyalurkan pada bayi.

4. Sedang mengandung bayi kembar

Berisiko memiliki tingkat cairan ketuban rendah bagi ibu yang sedang hamil bayi kembar. Oligohidramnios akan mengakibatkan sindrom tranfusi cairan ketuban antara janin sehingga kemungkinan cairan semakin berkurang.

5. Kondisi medis tertentu

Adapun penyebab lainnya yaitu disebabkan karena kondisi medis tertentu yang menyebabkan cairan ketuban berjumlah sedikit dan mencakup tekanan darah yang kronis bahkan hingga mengalami gangguan kesehatan lainnya seperti diabetes, preeklamsia dan lupus.

Akibat kekurangan air ketuban

Pengukuran cairan ketuban biasanya akan dilakukan dalam setiap tahap pemeriksaan baik oleh dokter atau bidan. Kondisi air ketuban sedikit biasanya banyak ditemukan pada proses kehamilan yang telah memasuki usia trimester ketiga. Hal ini disebabkan karena usia kehamilan yang semakin tua dan persiapan janin untuk menghadapi kelahiran. Namun masalah khusus air ketuban yang rendah juga bisa terjadi selama kehamilan tanpa melihat trimester. Kondisi ini sering disebut dengan istilah oligohidramnion. Pada dasarnya bahaya yang bisa terjadi tergantung dari usia kehamilan.

Berikut ini beberapa resiko yang bisa terjadi:

  • Trimester Pertama

Jika kondisi air ketuban yang terlalu sedikit bisa diketahui sejak trimester pertama, maka bisa menyebabkan tekanan pada organ dalam janin sehingga janin bisa terlahir cacat. Selain itu janin juga bisa menghadapi kondisi keguguran yang lebih besar dibandingkan penyebab lain.

  • Trimester Kedua

Jika kondisi air ketuban yang sedikit terjadi pada trimester kedua maka bisa menyebabkan beberapa kondisi janin seperti kelainan sistem kemih, janin lahir premature dan komplikasi pada tali pusar.

  • Trimester Ketiga

Kondisi air ketuban sedikit pada trimester ketiga biasanya sangat wajar. Jika terjadi menjelang hari melahirnya maka proses kelahiran dapat dipercepat atau dipertahankan lebih lama jika belum sampai waktunya.

Untuk itu penting dilakukan pemeriksaan secara berkala , segeralah berkonsultasi dengan dokter kandungan, jika perlu lakukan pemeriksaan USG secara teratur , hal ini tujuannya adalah untuk mengetahui perkembangan janin yang meliputi kerja jantung bayi , volume air ketuban, jangan sampai air ketuban sedikit . Dan jika sudah mendekati hari kelahirannya biasanya dokter kandungan akan menyarankan untuk dilakukan pemeriksaan air seni untuk mengetahui kandungan protein.

Disamping secara rutin memeriksakan kandungan anda  untuk mengetahui volume air ketuban, anda juga jangan lupa untuk mengkonsumsi kebutuhan gizi anda, agar dampak hal-hal yang tidak diinginkan terjadi,  kebutuhan kalsium misalnya, sebab kita tahu bahwa kebutuhan akan kalsium bagi seorang wanita yang sedang hamil lebih tinggi dari pada wanita yang tidak hamil, sebab ia harus berbagi dengan balita dalam pembentukan tulang janin , jika anda sampai kekurangan kalsium maka akibatnya adalah osteoporosis pada wanita hamil.

Demikian postingan kami mengenai Bahaya Kekurangan Air Ketuban Pada Masa Kehamilan. Semoga informasi di atas bermanfaat.

Terus kunjungis situs http://wildanalfian.com untuk update informasi mengenai kesehatan lainnya.

Bahaya Kekurangan Air Ketuban Pada Masa Kehamilan